logoblog

Cari

Mengenang Guru Sahar, Gurunya Para Guru Di Sekotong.

Mengenang Guru Sahar, Gurunya Para Guru Di Sekotong.

Sekotong KIM,-Almarhum Bapak Haji Muhammad Azhar atau yang lebih di kenal sebagai Guru Sahar.Adalah salah seorang guru perintis di Kecamatan

Tokoh

KIM SEKOTONG TENGAH
Oleh KIM SEKOTONG TENGAH
28 Juni, 2019 12:55:50
Tokoh
Komentar: 0
Dibaca: 4114 Kali


Sekotong KIM,-Almarhum Bapak Haji Muhammad Azhar atau yang lebih di kenal sebagai Guru Sahar.Adalah salah seorang guru perintis di Kecamatan Sekotong.Darinya mengalir samudra ilmu tanpa muara,hingga melahirkan generasi penerus bangsa yang berkiprah di berbagai bidang di Desa Batu Putih khususnya, dan Kecamatan Sekotong secara umum.
Almarhum Haji Muhamad Azhar lahir dan berasal dari Kampung Karang Puntik Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah.
Bapak Guru Sahar adalah sosok yang berjasa besar dalam dunia pendidikan di wilayah paling terpencil di Kabupaten Lombok Barat. Beliau termasuk guru yang pertama di tugaskan di Kecamatan Sekotong.
Sekotong saat itu adalah tanah yang nyaris tak terjamah. Hutan lebat dan dengan infrastruktur jalan yang sangat sulit.Berbekal ilmu dan pangilan jiwa sebagai seorang guru, Pak Guru Sahar memulai tugasnya sebagai pendidik.
Pengabdiannya sebagai guru bukanlah perjalanan yang menyenangkan, bahkan di masa masa itu, di Dusun Ketapang pak Sahar harus membangun sendiri sekolahnya dan mencari murid dari anak anak warga sekitar yang rumahnya saling berjauhan. Keadaan yang serba terbatas tidak membuatnya patah arang.
Meskipun hanya beberapa saja yang mau bersekolah, berkat kegigihan beliau ditambah pendekatan yang baik kepada anak-anak, mampu menyentuh rasa kagum masyarakat setempat untuk ikut menggerakkan anak –anak Desa Batu Putih untuk mau bersekolah.
Persoalannya tidak hanya berhenti disitu saja. Kerap kali beliau mendapati anak didiknya berhenti sekolah di tengah jalan, atau yang tidak masuk berhari-hari karena harus membantu orang tuanya bertani atau berkebun.
Menghadapi masalah itu, Sang guru tidak ragu untuk berkeliling mencari anak-anak muridnya, membujuk mereka agar kembali ke sekolah, dan meyakinkan para orang tuanya.
Semenjak merintis sekolah kala itu ,tentu meninggalkan banyak kenangan-kenangan yang tak terlupakan. Bagi beliau maupun orang-orang yang pernah merasakan tangan dingin pak guru yang bersahaja ini. Semua dilakukan semata-mata ihklas mengamalkan ilmu yang beliau miliki. Hijrah meninggalkan kampung halamannya berpuluh-puluh tahun menjadikan pak guru sahar sebagai sosok panutan. Tidak hanya sebagai seorang guru, tetapi sebagai tokoh masyarakat yang didengarkan.
Beliau sering dimintai pendapat tentang kemasyarakatan, kesehatan dan masalah agama. Keteladanan yang dicontohkannya menjadikan beliau sebagai sandaran warga setempat. H. Muhammad Azhar adalah gambaran seorang guru sejati. Contohnya nyata dari yang disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Sulit untuk mencari sosok seperti ini di zaman sekarang. Nasehat beliau yang penuh hikmah, adalah wujud ketulusan hati, dan bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja yang mempunyai hati.Hati yang  tidak mati.
Guru sahar menghembuskan nafas terakhir,menghadap sang penciptanya,Jum’at 20 Oktober 2017.Ribuan orang mengantar kepergiannya menuju peristirahatan  terakhirnya  di pemakaman keluarga Dusun Ketapang Desa Batu Putih
Guru sahar meningalkan 7 orang anak dan seorang istri.
Muhamad Inu,Putra ke enam dari 7 bersaudara mengungkapkan, bahwa banyak pelajaran hidup yang di ajarkan oleh ayahandanya,untuk menjadi pegangan bagi putra dan putrinya.
“Sekolah atau menuntut ilmu,bukan untuk mencari pekerjaan tetapi sebagai bekal untuk kehidupan,”Demikian tulis Muhamad Inu,saat di tanya tentang nasehat apa yang paling di pegangnya dari guru pertamanya tersebut.
Selamat jalan  guru Sahar,Pahlawan tanpa tanda jasa yang sejati.Semoga kuburmu menjadi taman-taman syurga, dan semangat juangmu mampu kami teruskan sebagai untuk menjadi generasi bangsa yang bermampaat bagi sesama.
(Di kutif dari Humas Lobar dengan beberapa penyesuaian )

 

Baca Juga :




 
KIM SEKOTONG TENGAH

KIM SEKOTONG TENGAH

Kim ( Kelompok Informasi Masyarakat ) Desa Sekotong Tengah terbentuk sejak tahun 2017.Merupakan salah satu media untuk berbagi informasi yang di tulis oleh warga,dan untuk warga dan dari warga.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan