Konsep Inovasi Dari Tokoh Inspirasi Kampung Media

KM-BOLO—Tidak ada kata selesai. Segudang gagasan dan ide kreatif, terus muncul di tengah perkembangan era digital global saat ini. Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, akan meluncurkan ide dan konsep baru berbasis Pasar Online.

Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi NTB ini, dinilai banyak menciptakan beberapa program, seperti merubah budaya bertutur menjadi budaya menulis, mendorong ekonomi kreatif kelompok masyarakat serta kegiatan lainnya yang berhuhungan langsung dengan internet. Sehingga dampak positif yang dirasakan langsung oleh kelompok masyarakat di seluruh wilayah kecamatan di NTB yang menjadi binaannya, dari tahun 2009 hingga sekarang.

Inovasi lainnya pun, juga menjadi tolak ukur atas keberhasilan komunitas kampung media yang digagas Diskominfotik NTB, dan hingga menjadi KIM Digital. Inovasi dimaksud di antaranya tentang pelayanan publik yang dianggap menyentuh langsung ke tingkat bawah melalui ruang pengaduan masyarakat melalui Portal www.kampung-media.com. Dari kesuksesan itu pula, sehingga Kampung Media masuk dalam 9 Top Inovasi Pelayanan Publik Nasional yang diselenggarakan oleh KemenPAN-RB, tanggal 30 April 2014—dan sebelumnya juga mendapat penghargaan USO AWARD KEMENKOMINFO pada tanggal 5 Desember 2011. 

Tahun 2018 ini—Diskominfotik NTB terus bersinergis dengan seluruh Komunitas baik dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Kampung Media (KM). Kegiatan ini menjadi agenda setiap tahun seperti menyambangi KIM dan KM di seluruh wilayah pelosok kecamatan di NTB dengan agenda Temu Kreatif maupun rapat koordinasi lainnya.

Di Kabupaten Bima—agenda tersebut dihelat langsung di ruang kerja Diskominfotik Kabupaten Bima, Senin (8/10/2018) pekan lalu. Tercatat 20 peserta baik dari KIM dan KM dihadirkan. Ada konsep baru yang digagas oleh Kominfotik NTB yakni mendorong KIM berpacu dan berinovasi melalui Pasar Online. Pemateri pun menghadirkan salah satu anggota komunitas KIM yang sudah melakoni konsep itu. Dari hasil pemaparan pemateri, pun membuka wawasan baru bagi KIM di Kabupaten Bima.

Kehadiran Fairuz Abadi selaku Sekertaris Diskominfotik NTB yang juga penggagas terbentuknya komunitas ini, dimanfaatkan oleh anggota KIM dan KM. Sehingga diskusi pun berlanjut di tempat lain.

Café Falcao di Kota Bima, menjadi tempat kegiatan diskusi lanjutan. Dengan suasana yang penuh sederhana, tak terasa hingga memasuki waktu larut malam. Banyak gagasan yang didapatkan dalam diskusi kemarin. Seperti konsep memasarkan kuliner kampung maupun prodak unggulan daerah melalui Pasar Online.

Pasar Online menjadi trending untuk mempermudah memasarkan beberapa prodak unggulan di masing masing wilayah kerjanya KIM dan KM. Dengan memanfaatkan fasilitas internet—KIM diharapkan bisa menjual apa saja secara online. Tahun 2018 ini, konsep tersebut sudah dirancang oleh penggagas kampung media NTB, Fairuz Abadi.

"Saya yakin, konsep ini sangat potensi dan membuka ruang usaha bisnis apa saja bagi KIM dan KM di masing masing daerah. Dan ingat, pasar online ini tak semestinya kita harus melepas tugas kita dalam menyampaikan informasi melalui tulisan. Namun bagaimana kita bisa memanfaatkan ruang dan waktu dalam berinternet sambil berbisnis," kata Fairuz.

Diskusi tersebut semakin asik apalagi sambil meneguh secangkir kopi serta mencicipi makanan khas di Cafe Falcao.

Fairuz pun menggambarkan konsep memasarkan makanan dan minuman apa saja yang ada di seputaran kehidupan kita. Salah satu contoh, didalam pasar online, kita harus membangun ruang khusu atau media yang memudahkan bagi konsumen untuk mendapatkan apa saja yang mereka inginkan (pesanan). Sehingga dengan konsep tersebut, kita sebagai pelaku pasar bisa mendapat keuntungan atau tip, baik dari jasa pengantar maupun prodak yang kita jual.

"Tentunya, semakin banyak pemesan, semakin banyak pula pendapatan kita. Dari sinilah keuntungan kita menjual prodak melalui pasar online," kata Fairuz meyakinkan.

Diskusi yang berlangsung sejak sore hingga pukul 22.30 Wita malam hari, semakin menarik bagi teman teman KIM dan KM untuk saling berbagi pendapat dan pikiran. Apa lagi, hadirnya bapak Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Bagus Satrio Wibowo—pun menjadi tamu istimewa dalam diskusi tersebut.(adi)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru